#OnlineinAja Idemu di Blog Agar Gak Bosen di Tengah Pandemi

qwords.com
Bagikan Artikel Ini Ke Temanmu

Hidup di tengah pandemi ini memang sangat-sangat membingungkan. Bahkan setelah new normal saja, masih agak was-was untuk benar-benar hidup secara normal. Otak serasa berisi tekanan yang penuh, terlebih saat ini libur di sekolah saya masih panjang, dan kejenuhan pasti masih ada.

Saya adalah pekerja di luar rumah. Saya seorang guru honorer swasta di SMA Yadika Natar. Hari-hari normal saya mengajar seperti biasanya. Datang ke sekolah untuk mengajar siswa-siswa yang sangat saya cintai.

Berbeda ketika masa pendemi saat ini, sekolah meliburkan siswanya. Bahkan hingga pertengahan bulan Juni 2020 kepastian untuk masuk sekolah kapan belum ada realisasi. Yang terjadi saat ini adalah kerinduan akan mengajar di kelas yang penuh canda dan tawa.

Jujur, di masa pandemi corona saat ini membuat otak saya konslet, mengapa ini bisa terjadi? Karena, analisa saya mungkin ada pengaruh dari kebosanan, tekanan psikis selama pandemi, sosial media yang menyebarkan banyak informasi tentang corona yang terkadang kita tidak sadar bahwa itu berita hoax. Dan juga kebiasaan-kebiasaan seperti mengajar serta menulis di blog di tengah kesibukan mengajar sudah tidak saya lakukan lagi. Kini, semua pekerjaan ngeblog maupun mengajar dilakukan secara daring (online).

Faktor lainnya karena dari belajar secara daring ini sebenarnya guru juga ikut disibukkan dengan banyak hal, seperti harus menyiapkan bahan ajar, membuat lembar kerja siswa, video pembelajaran, laporan kegiatan belajar daring, memantau jalannya belajar secara online, serta penilaian siswa. Belum lagi ada siswa yang mungkin belum paham materi yang saya ajarkan, sehingga sosial media seperti whatsapp saya diserang pertanyaan-pertanyaan setiap harinya. Tentu saja hal semacam ini membuat sedikit jenuh. Saya ingin terbebas dari masa-masa pandemi saat ini, ingin hidup normal kembali.

Ide Muncul Di Luar Dugaan

Di tengah mengurusi belajar secara online dengan siswa, maka saya juga menyempatkan diri untuk menyegarkan pikiran dengan cara lebih rutin menulis di blog. Saya tidak mau otak saya konslet dan hanya terpaku pada kegiatan pembelajaran saja.

Saya memang tipe orang yang suka menulis apa saja yang sering ada di otak saya. Walaupun itu hanya 3 paragraf saja tetap saya tulis di platform blog pribadi saya. Saya tidak ingin ide yang ada di otak saya terlewatkan begitu saja tanpa adanya dokumentasi.

Kadang orang mencari ide itu sulit. Namun bagi saya tidak. Ide kadang muncul sepintas, dan bahkan bisa di luar dugaan.

Ketika saya bosen di tengah pandemi ini, justru saya harus mampu melawan kondisi yang ada. Saya melawan kondisi yang kurang menguntungkan untuk menjadi kondisi yang menguntungkan (produktif), yaitu dengan cara menuliskan ide di blog.

Apapun Ide yang Muncul, Langsung #OnlineinAja

Ide harus didokumentasikan. Caranya dengan menulis di blog. Orang lain bisa mendapatkan manfaat jika ide yang kita tulis itu membangun, bermanfaat, dan memotivasi banyak orang.

Saya sedang ngeblog

Ide yang bagus tentu saja akan mempengaruhi lingkungan sekitar. Dan jika itu dirasa bermanfaat bagi orang lain, maka kita sudah berkontribusi bagi sesama.

Saya mengonlinekan ide saya di blog melalui situs saya seperti:

  • https://tipspetani.com/ (situs pertanian dan perkebunan). Di situs ini saya menulis apapun tentang pertanian dan perkebunan. Bahkan tutorial cara budidaya tanaman saya lampirkan di blog ini agar memberi manfaat bagi orang lain;
  • https://forum.tipspetani.com/ (situs belajar daring dengan para siswa saya). Di situs ini saya mengadakan kegiatan belajar online secara daring dengan siswa saya);
  • https://toko.tipspetani.com/ (situs jual beli bibit tanaman secara online). Di situs ini saya mencoba membuka bisnis online di tengah pandemi. Ide membuat toko online muncul karena saya ingin mengeksplore hobi dan passion saya yang suka berkebun dan menanam bibit tanaman baik di sawah maupun di pekarangan rumah)
  • https://resepmpasi.com/ (situs yang membahas seputar resep makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi). Website ini saya kerjakan secara bersama-sama dengan kekasih hati. Website ini banyak membahas tentang parenting, bagaimana mengurus bayi dengan berbagai macam olahan makanannya;
  • https://guruilmuan.blogspot.com/, ini merupakan situs yang membahas tentang pertanian, saya juga sering menulis di blog saya ini.
  • https://wahid-biyobe.blogspot.com/, membahas ulasan tentang pendidikan. Saya sering menuliskan materi-materi pelajaran di blog personal saya ini;
  • https://smayadikanatar.sch.id/, merupakan website sekolah yang juga saya urus.

Menuangkan ide di platform blog itu menurut saya sangat baik. Hal ini tentu saja akan membuat otak kita menjadi lebih segar dan “tidak karatan”.

Berbeda ketika misalnya saya tidak produktif di tengah pandemi saat ini, mungkin saja saya akan dihantui dengan rasa bosan yang berlebih. Maka dengan menulis, otak saya semakin terasah, serta ide-ide baru yang ada di otak bisa segera didokumentasikan di blog.

Ingat memiliki blog itu tidak ada ruginya, karena akan mengenalkan diri teman-teman kepada dunia. Selain itu, blog adalah investasi berharga karena berisi banyak karya yang pernah dituliskan.

Penutup

Di tengah pandemi saat ini mengajarkan kita untuk tetap berkarya melalui tulisan. Apapun ide yang terlintas di otak/pikiran, maka sebaiknya dionlinein aja di blog, supaya idenya bisa bermanfaat bagi orang lain yang membacanya. Terkadang ide yang tidak dionlinekan akan menjadi unek-unek tersendiri dan bisa hilang begitu saja. Jadi menulis dari ide yang membangun dan memotivasi orang lain melalui blog itu bagus supaya pikiran semakin sehat, dan menjaga karya agar tetap ada.

Saya juga telah berpartisipasi mengikutsertakan artikel/tulisan lomba di blog saya lainnya yaitu tentang: 10 Tips Mengelola Blog di Tengah Pandemi Agar Tetap Produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *