Contoh, Jenis, dan Macam-Macam “BUMTIK” untuk Resep MPASI Bayi

Posted on
  •  
  •  
  •  
  •  

Bumtik MPASI adalah jenis bumbu aromantik yang memberi aroma wangi, sedap, dan baik untuk kesehatan bayi. Bumtik secara sengaja ditambahkan pada menu MPASI untuk tujuan tertentu, misalnya meningkatkan nafsu makan bayi, menambah kesehatan sistem imunitas bayi, mencegah infeksi pada bayi sebab bumtik didapat dari bumbu-bumbu alami yang ditemukan di sekitar tempat tinggal.

Mpasi 9 bulan 4 bintang 'beef oat porridge'

Beberapa orang meyakini sejak dulu bahwa bumtik MPASI sangat baik untuk bayi.  Contoh/jenis/macam-macam bumtik untuk MPASI bayi seperti:

  • Daun salam, sebagai pemberi aroma harum yang khas pada menu MPASI. Selain itu, daun salam juga berfungsi untuk mengatur kadar gula dalam darah bayi, sehingga penambahan daun salam terbukti efektif mencegah bayi diabetes di usia dini. Daun salam juga efektif untuk melancarkan sirkulasi darah seorang bayi. Pada bubur bayi (nasi tim) biasanya juga sering ditambahkan daun salam sebagai bumbu penyedap alami.
  • Rimpang sereh, sebagai bahan alami yang bagus untuk memberi aroma khas pada menu makanan MPASI bayi. Penambahan sereh dilakukan karena sereh bnayak mengandung asam amino, dan beberapa zat gizi penting untuk bayi (termasuk vitamin dan mineral);
  • Kunyit, juga biasanya sedikit ditambahkan pada resep MPASI untuk menu tertentu. Kunyit merupakan penyedap sekaligus pewarna alami pada makanan. Penambahan kunyit akan memberi warna kuning pada makanan. PAda bubur bayi juga bagus jika sedikit diberi kunyit sebagai suplemen alami untuk mencegah lambung bayi agar tetap sehat, tidak mudah diare/mencret, dan terhindar dari maag di usia selanjutnya;
  • Bawang putih/bawang merah, ini merupakan jenis bumtik yang sering ditambahkan pada menu MPASI bayi. Biasanya dilakukan untuk memberi rasa sedap pada makanan. Bawang putih/merah juga bagus untuk memperkuat lambung bayi, serta mencegah infeksi pada saluran pencernaan mulai dari mulut sampai lambung;
  • Tanamana rhizoma seperti kencur, laos, jahe dan sejenisnya, juga bagus untuk ditambahkan sebagai bumtik menu MPASI bayi. Baunya yang khas sangat disukai bayi. Selain itu, rhizoma juga bagus untuk obat alami pada bayi jika terjadi alergi pada sufor, alergi kulit karena jenis makanan tertentu, mencret, dan lain sebagainya. Jahe biasanya memberikan aroma wangi dan rasa hangat pada tubuh. Dan tentu saja rhizom sangat cocok sekali dijadikan bumtik tambahan pada olahan MPASI bayi anda;
  • Daun bawang dan seledri juga sering digunakan sebagai BUMTIK yang dicampurkan pada menu MPASI atau dengan dijadikan toping dengan cara di tabur di atas menu. Contohnya untuk beberapa jenis nasi tim sering ditambahkan seledri/daun bawang supaya aromanya wangi dan menambah nafsu makan bayi;
  • Cengkeh, kayu manis, ini adalah jenis bumtik yang juga sering ditambahkan pada resep olahan MPASI bayi. Kedua jenis tanaman ini akan memberikan sensasi harum pada makanan, dan memang bayi juga menyukainya.

Itulah tadi bunda contoh-contoh bumtik MPASI yang dapat bunda tambahkan untuk menu MPASI bayi. Tentunya pada saat penambahan bumtik disesuaikan dengan jenis MPASI yang akan dibuat. Misalnya, ketika bunda ingin membuat bubur nasi tim ikan lele, bunda bisa menambahkan bumtik berupa daun salam, seledri atau daun bawang dan bawang putih/bawang merah. Semoga bermanfaat. Silakan baca juga: Pengertian/Arti/Makna/Penjelasan BUMTIK MPASI Bayi.