Press "Enter" to skip to content

MPASI 6 Bulan untuk Anak Kolostomi

Bagikan Artikel Ini Ke Temanmu

Kolostomi umumnya dilakukan pada bayi/anak-anak dengan cacat lahir pada anus dan usus besar, seperti misalnya pada penyakit Hirschsprung atau kanker usus besar. Anak-anak/bayi dengan gangguan ini biasanya menggunakan kantong kolostomi untuk program MPASInya. Ciri dari pentingnya dilakukan tindakan kolostomi jika anak anda sudah berhari-hari sangat susah buang air besar (BAB), atau karena timbul masalah pencernaan lainnya.

Untuk MPASI 6 bulan dan seterusnya untuk bayi kolostomi memang harus tetap diberikan, karena bagaimanapun juga MPASI ini sangat penting untuk memperkenalkan jenis makanan tertentu yang bervariasi. Selain itu, MPASI juga mampu mengurangi alergi makanan pada anak di masa dewasa nantinya. Banyak anak-anak yang mempunyai riwayat alergi dari sekian jenis makanan karena dulunya mungkin tidak pernah program MPASI. Jadi pada bayi kolostomi harus tetap diberikan MPASI karena banyaknya nutrisi yang harus didapat bayi untuk proses pertumbuhan dan perkembangan, mencegah infeksi, penyakit busung lapar, kwashiorkor dan marasmus.

kantong kolostomi pada operasi usus besar
kantong kolostomi pada operasi usus besar

Bayi kolostomi biasanya mendapatkan rekomendasi medis (dari dokter) untuk menggunakan kantong kolostomi dalam hidupnya. Kantong kolostomi ini fungsinya untuk menampung feses/tinja sebelum dikeluarkan dari dalam tubuh. Kantong ini dapat dibuang atau dikosongkan setelah penuh. Jadi, bagi para bunda yang mempunyai bayi/anak dengan kolostomi tidak perlu khawatir. Tetap lakukan MPASI dan program kolostomi dengan berkonsultasi pada dokter yang kompeten di bidangnya. Dan jenis rekomendasi MPASI yang diberikan pada anak dengan kolostomi bentuknya harus MPASI encer atau cair, supaya penyerapan makanan jauh lebih mudah, dan mencegah konstipasi (feses keras) ketika memakan makanan padat.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *