Menu Tutup

Pengertian, Contoh, dan Manfaat Zat Besi (Fe) untuk Bayi Selama MPASI

Pure Hati Ayam yang Enak, Sehat, dan Bergizi

Pada masa program MPASI, maka ketercukupan zat gizi yang diberikan untuk bayi harus memadai.

Tidak hanya asupan nutrisi berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin saja, namun kebutuhan mineral seperti Fe (zat besi) juga penting untuk tumbuh kembang bayi.

Zat besi (Fe) adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk komponen haem pada hemoglobin (Hb) darah. Ketika bayi lahir, ia mempunyai cadangan zat besi di dalam hati yang akan habis sekitar usia 4-6 bulan. Sesudah usia ini, bayi membutuhkan zat besi yang berasal dari makanan. Oleh karena itu, penting sekali bunda memberikan makanan MPASI yang mengandung zat besi untuk bayi selama program MPASI.

Jika kebutuhan zat besii tidak terpenuhi, bayi akan menderita anemia defisiensi (kekurangan) zat besi. Pada anak kondisi ini akan ditandai gejala:

  • Pucat, lesu, tidak bergairah
  • Kurang nafsu makan
  • Sulit memusatkan perhatian, dan mudah lelah saat bermain.
  • Mudah menangis
  • Daya tahan tubuh buruk sehingga mudah terkena infeksi
  • Pertambahan berat badan lambat.

Hal ini menyebabkan bayi perlu mendapatkan makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi, seperti; hati, daging sapi, ikan, dan ayam. Sumber zat besi yang berasal dari tumbuhan, walaupun kandungannya cukup tinggi tidak mudah diserap oleh tubuh bayi. Jadi perkenalan dengan sumber zat besi nabati sebaiknya dilakukan setelah bayi mengenal sumber zat besi hewani.

Pure Hati Ayam yang Enak, Sehat, dan Bergizi
Pure Hati Ayam yang Enak, Sehat, dan Bergizi

Penyerapan zat  besi dari makanan akan lebih baik jika dibarengi pemberian makanan atau minuman yang mengandung vitamin C. Perhatikan selalu reaksi pencernaan bayi setelah mengonsumsi bahan-bahan makanan tersebut.

JIka bayi perlu mendapatkan suplemen zat besi, sebaiknya diberikan sebelum makan,  saat perut bayi/anak kosong (30 menit sebelum makan/menyusui atau 2 jam sesudah menyusui/makan) agar penyerapan zat besi dalam pencernaan berlangsung baik.

Berikut ini manfaat, fungsi, dan peranan/kegunaan zat besi untuk bayi:

  • sebagai kebutuhan penting untuk pembentukan sel-sel darah bayi menjadi lebih optimal;
  • menghindari bayi dari penyakit dari defisiensi zat besi seperti anemia;
  • meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh bayi agar tidak mudah sakit;
  • meningkatk nafsu makan pada bayi;
  • bayi akan semakin ceria dan tidak lesu;
  • bayi lebih tenang dan tidak mudah menangis (merengek);
  • pertambahan berat badan bayi lebih meningkat dan bagus;
  • lebih bersemangat dan antusias saat bermain.

Itulah beberapa fungsi/manfaat zat besi bagi bayi, semoga memberikan informasi pada bunda semuanya. Terima kasih.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *