Peralatan MPASI Perdana Untuk Ibu Bekerja (Working Mom)

Cara Membuat Kaldu Ikan Salmon
Bagikan Artikel Ini Ke Temanmu

Sebagai ibu pekerja, mungkin cukup repot jika harus menyediakan resep MPASI bayi anda setiap hari. Di kantor mungkin lebih sering diburu deadline, sehingga terkadang kurang optimal dalam penyediaan MPASI terbaik untuk bayi anda. Namun, bunda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa trik untuk menyiasati kerepotan yang bunda rasakan, namun MPASI untuk si kecil tetap berjalan lancar.

Sebagai ibu pekerja, setelah mempunyai bayi menjadi jarang masak. Terkadang bunda takut dan tidak siap jika si kecil sudah mulai makan MPASI. Akan tetapi dari hasil browsing dan konsultasi ke dokter, serta membaca buku-buku panduan MPASI saya mulai percaya diri. Ternyata, menyiapkan MPASI homemade itu mudah lho bund.

GUNAKAN BANTUAN PERALATAN PRAKTIS

Berdasarkan pengalaman Bunda Vanny Erliana, Jika memaksakan mengukus manual, kemudian melumat dan menyaring makanan dengan tenaga, waktu saya akan lebih banyak terbuang dan lebih lelah, dan ditakutkan mengurangi semangat saya untuk menerapkan MPASI homemade lebih lama, sehingga saya menggunakan sebuah peralatan praktis: Steam and Blender! Saya tidak perlu menyiapkan alat kukus dan mengecek apakah air sudah mendidih, apakah bahan makanan sudah makan, memotong bahan makanan, melumat, kemudian menyaring. Saya cukup memotong bahan makanan secukupnya, set timer steamer, kemudian melakukan hal lain. Steamer akan berbunyi ketika selesai mengukus, saya cukup menekan blender dengan konsistensi sesuai selera. Hasilnya pun akan lebih mudah untuk disaring. Kenaikan tekstur? Cukup mengatur lama waktu blender, atau mengeluarkan sebagian hasil kukusan (dan sebagian lagi tetap diblender).

Slow Cooker (SC), kunci kesuksesan MPASI Homemade bagi Ibu Bekerja
Semakin besar anak, maka semakin kompleks makanan yang dia perlukan. Sejak Nara berusia 6 bulan 3 minggu, saya iseng-iseng mencoba memasak makanan 4 bintang menggunakan Slow Cooker. Nara makan sangat lahap! Tidak sampai 10 menit, makanan ludes. Memang karena dimasak dalam waktu yang lama, bubur yang jadi rasanya sangat sedap karena bumbunya meresap ke Nasi. Sampai Nara umur 1 tahun, saya tidak pernah menggunakan gula dan garam, serta hanya menggunakan Pandan sebagai bumbu aromatik (tanpa seledri dan duo bawang).
Sampai mendekati usia 1 tahun, Nara makan 3x sehari dari hasil Takahi ini. Saya pun senang karena tidak butuh effort lebih untuk memasaknya (tinggal cemplung-cemplung, kemudian colok, makanan enak tersaji), dalam waktu 4 jam, bubur sudah jadi dengan konsistensi yang bagus. Begini resep saya memasak praktis ala ibu bekerja dengan menggunakan Takahi:
1. Sebelum tidur, saya siapkan porsi makan Nara 3x untuk kemudian dipotong2
2. Sekitar pukul 2 malam, setelah jadwal Nara bangun untuk nenen, masukkan semua bahan (kacang merah paling bawah, disusul daging, beras, kemudian sayuran).
3. Masukkan homemade kaldu (sekitar 120ml). Usahakan pot tanah liat Takahi terisi sampai sekitar 2-3 cm dari ujung pot. Jika kurang dari itu, bisa ditambahkan air mineral sedikit.
4. Colokkan
5. Buka 3 jam kemudian, aduk2 supaya bagian bawah tidak lengket, tutup lagi (biasanya itu waktunya saya mandi dan menyiapkan keperluan kantor)
6. Saat air mulai habis, masukkan makanan kedalam blender, blender sesuai konsistensi yang diinginkan
7. Bagi 3 porsi. Porsi makan pagi paling sedikit dan langsung taruh tempat makan. Porsi makan siang dan malam ditaruh tupperware dan didinginkan dulu, setelah dingin masukkan kulkas. 20 menit sebelum makan dikeluarkan dari kulkas, setelah tidak dingin hangatkan MPASI 5-10 menit di magic jar, dan sajikan!
Mulai Nara usia 9 bulan, saya secara bertahap memisahkan bubur yang tidak diblender dengan tujuan menaikkan tekstur. Hal ini saya lakukan bertahap sehingga ketika usia 11 bulan, saya tidak menggunakan blender. Umur 1 tahun, dia sudah makan nasi lembek.
Jadi sebenarnya untuk membuat MPASI homemade itu sangatlah mudah. Bagian susahnya hanya satu: banyak cucian! Hahaha. Namun waktu yang digunakan jauuuuuuuhhh lebih sedikit daripada memasak langsung, dan yang paling penting: kadar gizi tercukupi dan anak makan sangat lahap.
Variasi makanan menggunakan Slow Cooker (6-9 bulan)
Saya selalu menerapkan makanan 4 bintang dengan double protein untuk Nara. Double protein ini saya gunakan untuk memaintain berat badan Nara, yang meskipun di kurva hijau, terlihat kurus karena anaknya tinggi. Tidak susah untuk memvariasikan makanan Nara, karena menggunakan pedoman 4 bintang, bahan yang bisa digunakan:
*Karbohidrat: Beras putih, beras merah, kentang, oat, labu kabocha, butternut squash
*Protein Hewani: Daging ayam, daging sapi, hati ayam, ikan tengiri, udang (Nara mulai 8 bulan karena Bapaknya ada riwayat alergi udang), tuna, salmon, kuning telur (direbus, ditambahkan terakhir)
*Protein Nabati: Kacang merah, tahu, tempe, edamame, kacang panjang
*Sayur: Wortel, brokoli, buncis, bayam (tidak bisa dihangatkan, ditambahkan terakhir)
Lemak tambahan: Unsalted butter atau EVOO
Tambahan makanan: Keju setelah 8 bulan.
Buat juga kaldu ayam atau ikan salmon dan simpan di lemari es jika sewaktu-waktu bisa dicampur dengan bahan MPASI lain.
Cara Membuat Kaldu Ikan Salmon yang Mudah dan Praktis
Cara Membuat Kaldu Ikan Salmon yang Mudah dan Praktis menggunakan SC/Slow Cooker
Bayangkan, betapa banyak variasi makanan yang dapat disajikan dengan begitu mudah 🙂